|
About Penulis Blog Blog Archive Credits |
Cake De Levine 2: The life after that Minggu, 08 Februari 2015 | 0 Diamond[s]
The
life after that
Di usiaku yang masih muda ini,
aku dapat mengembangkan Cake De Levine hingga terkenal dimana-mana. Cake De
Levine sudah banyak perubahan. Seperti, lantai dua dibuka, karyawan baru, peluasan
taman, dan kini, banyak warga asing yang berkunjung ke tokoku.
Aku senang sekali. Namun,
pekerjaanku semakin berat. Mulai dari mengatur karyawan, pelatihan karyawan
setiap hari sabtu, merancang menu baru, merancang toko, dan belum lagi tugas
sekolah. Untung saja ada mama yang senantiasa membantuku.
Suatu hari, Mr. Boyle—teman papaku
dari perancis—mengunjungi tokoku.
Mr. Boyle: Mrs. Celli, sudah lama
tidak bertemu
Mamaku: Mr. Boyle? Apa kabar?
Mr. Boyle: Saya baik-baik saja.
Mamaku: Silakan duduk, Mr. Boyle
Aku: Hai Mr. Boyle…
Mr. Boyle tidak menjawabku. Aku
baru ingat, Ia tidak suka dengan anak-anak. Papa bilang, itu adalah phobia,
phobia itu muncul karena masa kanak-kanaknya tidak bahagia.
Mamaku: Mau pesan apa, Mr. Boyle?
Mr. Boyle: Yang best seller,
boleh?
Mamaku: Ms. Cecilia! (Ms. Cecilia
pun datang)
Ms. Cecilia: What can I do for
you?
Mr. Boyle: Best seller please?
Ms. Cecilia: Sure, best seller
dishes are coming your way
Di dapur, aku membantu Ms.
Cecilia. Aku menyarankan Ms. Cecilia untuk membuat Blueberry Crunchy Pie.
Karena kata ayah, Mr. Boyle sangat suka dengan blueberry. Untuk minumannya, aku
membuat Iced Cappuccino with foam. Sehabis itu, Ms. Cecilia mengantarkan
hidangannya.
Mr. Boyle menyicipinya
sedikit-sedikit. Sesekali ia terdiam.
Mr. Boyle: Hidangan apa ini?
Aku: Blueberry Crunchy Pie
Mr. Boyle: Anakmu yang
membuatnya?
Mamaku: Siapa lagi?
Mr. Boyle tersenyum
Mr. Boyle: Baru kali ini aku
bangga pada anak-anak
Mr. Boyle melanjutkan makannya
sampai habis.
Mr. Boyle: Maksudku kesini adalah
untuk mengundangmu ke festival café di perancis. Aku dengar, cafemu terkenal
enak. Ternyata memang benar!
Mamaku: Terima kasih, ini semua
berkat anakku, ia pendirinya.
Mr. Boyle: Festival dibuka dalam tiga
hari, biaya biar aku yang urus, ingin ikut?
Aku: Tentu saja
Mamaku: Entahlah, aku masih ragu
Aku: Kenapa ma?
Mamaku: Bukankah minggu depan
kamu akan ulangan semester?
Aku: Iya, ya…
Mr. Boyle: Tidak apa-apa, nanti
kan saya tulis surat izin.
Aku: Wah ide bagus! Setuju kan
ma?
Mamaku: Hm… Iya
Aku dan mama langsung
bersiap-siap. Aku menetapkan Ms. Cecilia sebagai manager sementara. Festival Café
Perancis, here I come!
Label: Cake De Levine 2 |
Posting Komentar