Cerita Kita


About

Cerita pendek dari penulis cilik 9 hingga 12 tahun. Bila ada kritik dan saran, bisa comment ya...




Penulis Blog

Amiraa | Shahira | Anya | Zhafira | Dini | Mona | Alishya | Rika | Alifia | Riri


Blog Archive



Credits

© 2013 - Full Template by Anugerah Salsa and the basecode from Arrien Amani . Cute icon from Pixel.
Cake De Levine 2: The life after that
Minggu, 08 Februari 2015 | 0 Diamond[s]
 
 Cake De Levine 2
 The life after that


Di usiaku yang masih muda ini, aku dapat mengembangkan Cake De Levine hingga terkenal dimana-mana. Cake De Levine sudah banyak perubahan. Seperti, lantai dua dibuka, karyawan baru, peluasan taman, dan kini, banyak warga asing yang berkunjung ke tokoku.

Aku senang sekali. Namun, pekerjaanku semakin berat. Mulai dari mengatur karyawan, pelatihan karyawan setiap hari sabtu, merancang menu baru, merancang toko, dan belum lagi tugas sekolah. Untung saja ada mama yang senantiasa membantuku. 

Suatu hari, Mr. Boyle—teman papaku dari perancis—mengunjungi tokoku.

Mr. Boyle: Mrs. Celli, sudah lama tidak bertemu
Mamaku: Mr. Boyle? Apa kabar?
Mr. Boyle: Saya baik-baik saja.
Mamaku: Silakan duduk, Mr. Boyle
Aku: Hai Mr. Boyle…
Mr. Boyle tidak menjawabku. Aku baru ingat, Ia tidak suka dengan anak-anak. Papa bilang, itu adalah phobia, phobia itu muncul karena masa kanak-kanaknya tidak bahagia.
Mamaku: Mau pesan apa, Mr. Boyle?
Mr. Boyle: Yang best seller, boleh?
Mamaku: Ms. Cecilia! (Ms. Cecilia pun datang)
Ms. Cecilia: What can I do for you?  
Mr. Boyle: Best seller please?
Ms. Cecilia: Sure, best seller dishes are coming your way

Di dapur, aku membantu Ms. Cecilia. Aku menyarankan Ms. Cecilia untuk membuat Blueberry Crunchy Pie. Karena kata ayah, Mr. Boyle sangat suka dengan blueberry. Untuk minumannya, aku membuat Iced Cappuccino with foam. Sehabis itu, Ms. Cecilia mengantarkan hidangannya.

Mr. Boyle menyicipinya sedikit-sedikit. Sesekali ia terdiam.
Mr. Boyle: Hidangan apa ini?
Aku: Blueberry Crunchy Pie
Mr. Boyle: Anakmu yang membuatnya?
Mamaku: Siapa lagi?
Mr. Boyle tersenyum
Mr. Boyle: Baru kali ini aku bangga pada anak-anak
Mr. Boyle melanjutkan makannya sampai habis.
Mr. Boyle: Maksudku kesini adalah untuk mengundangmu ke festival café di perancis. Aku dengar, cafemu terkenal enak. Ternyata memang benar!
Mamaku: Terima kasih, ini semua berkat anakku, ia pendirinya.
Mr. Boyle: Festival dibuka dalam tiga hari, biaya biar aku yang urus, ingin ikut?
Aku: Tentu saja
Mamaku: Entahlah, aku masih ragu
Aku: Kenapa ma?
Mamaku: Bukankah minggu depan kamu akan ulangan semester?
Aku: Iya, ya…
Mr. Boyle: Tidak apa-apa, nanti kan saya tulis surat izin.
Aku: Wah ide bagus! Setuju kan ma?
Mamaku: Hm… Iya

Aku dan mama langsung bersiap-siap. Aku menetapkan Ms. Cecilia sebagai manager sementara. Festival Café Perancis, here I come!
Mama? Mama kenapa? MAMA BATUK DARAH?!?! Ada apa dengan mama? Tunggu kelanjutannya!


Label:

Posting Komentar


Newer Post
Older Post